Aditya Yuda Kencana

Thing what I can do now. Don't think when I can do

Kamis, 31 Januari 2013

YES ! AKU BISA !




Seni berbicara adalah sesuatu yang perlu dipelajari .Ketika seseorang telah dapat menguasai teknik berbicara dengan baik maka dimanapun ia berbicara dalam acara apapun maka dia dapat membawakannya dengan baik dan menguasai audien sepenuhnya.
Berbicara yang baik seperti kita tengah membawakan sebuah lagu, dengan suara yang merdu dan penguasaan nada yang baik para pendengar akan sangat menikmatinya bahkan terkadang terbawa dalam hidupnya. Akan tetapi ketika kita melagukan dengan nada-nada miring maka pendengarpun akan terganggu dan terusik karena tidak membuat mereka nyaman.
Untuk menguasai kemampuan dalam hal teknik berbicara, perlu adanya syarat-syarat yang perlu dilakukan, yaitu 4D.

4D
DESIRE                     (keinginan anda untuk menyampaikan)
DECITION                 (keputusan untuk melakukannya)
DETERMINATION (melakukan sebuah perubahan)
DICIPLINE                (disiplin)

Dengan Anda melakukan prasyarat ini maka barulah dapat dilanjutkan dengan bagaimana menguasai kemampuan dalam seni berbicara di depan publik atau Public speakers.
A. KENAPA SAYA BERBICARA ?
Pahamilah 3 pertanyaan utama dalam benak anda selama persiapan :
1.    Apa yang Anda inginkan dari audien untuk diketahui ?
2.    Apa yang Anda inginkan dari audien untuk dilakukan ?
3.    Apa yang Anda inginkan dari audien untuk dirasakan ?

Dengan Anda memikirkan 3 pertanyaan diatas maka presentasi Anda akan semakin fokus dan terarah dalam menyampaikannya.

B. KENAPA SAYA ?
“ Karena Anda adalah pembicara yang hebat !!! “

C. ANALISA AUDIEN ANDA
Agar presentasi Anda dapat diserap oleh audien dengan baik, maka diperlukan kemampuan kita untuk mengenal latar belakang dari audien kita, yaitu :
·         Sisi DEMOGRAFI
o   Generasi
o   Gender
o   Kultur
o   Jabatan
o   Usia
o   Penghasilan
o   Latar belakang keluarga
·         Sisi PSIKOGRAFI
o   Pendidikan
o   Kesukaan, harapan dan motivasi
o   Bahasa
o   Pengaruh
o   Hubungan




D. MENGUMPULKAN INFORMASI PENDUKUNG
Agar ide Anda dapat bernilai, maka carilah informasi pendukunya sehingga akan menguatkan ide Anda. Pikirkan dalam benak Anda 3 pertanyaan mendasar , yaitu :
1.    Bagaimana informasi ini dapat mendukung tujuan Saya ?
2.    Apakah sumber ini dapat dipercaya ?
3.    Apakah dapat mendukung kesimpulan akhir ?

E.  POLA PRESENTASI : PERMASALAHAN & SOLUSI
Terbagi atas 5 hal, yaitu :
1.    ATTENTION ,
raih perhatian audien.
2.    NEED ,
identifikasi masalah yang perlu diperhatikan.
3.    SATISFACTION ,
tawarkan solusi terbaik.
4.    VISUALIZATION ,
arahkan audien untuk mendapatkan gambaran dari solusi yang diambil.
5.    ACTION ,
informasikan kepada audien apa yang perlu mereka lakukan untuk dapat merealisasikan solusi tadi.

F.  TAHAPAN PRESENTASI
Berikut Saya berikan tahapan presentasi yang dilakukan dalam durasi 5 – 30 menit. Tahapa tersebut terbagi atas 3 tahapan utama, yaitu :
1.    OPENNING
Katakan apa yang ingin anda katakan (gambaran singkat)
2.    CONTENT
Katakan (penjelasan ide yang lengkap)
3.    CLOSSING
Katakan apa yang telah Anda katakan (kesimpulan, harapan dan sasaran)




G. 5 RAHASIA UTAMA PUBLIC SPEAKING
5 Hal yang paling penting dalam menguasai kemampuan Public Speaking, yaitu :

I.        WORDS, VOICE TONE and BODY LANGUAGE

a.    WORDS (7 %)
·         Menggunakan kata-kata yang spesifik daripada kata-kata abstrak
·         Menggunakan kata-kata yang dimengerti semua orang
·         Bercerita daripada mendownload data yang tidak akan pernah berakhir (karena rangkaian cerita adalah bagian dari pengalaman semua orang dan secara dasar terpogram untuk tertarik, mangangungkan  pada sebuah cerita )

b.    VOICE TONE (38 %)
·         VARIASI WARNA SUARA
o   VOLUME
§  Lantang
§  Lembut (sesuatu yang lebih penting)
o   PACE
§  Cepat
§  Lambat (sesuatu yang sangat penting)
o   PITCH
§  Nada Tinggi
§  Nada Rendah

·         PUNC – TU – ATE
(tanda Baca) adalah seperti memberikan stabilo kuning pada sebuah kalimat yang menginformasikan bahwa kata atau frasa atau kalimat ini sangat penting.
o   Menyela per Kata
o   Menyela per suku kata



·         THE PAUSE (Jeda)
·         THE RESONANCE (Gema) , berbicaralah dengan penuh gema / pengulangan untuk membangun otoritas dan dampak yang optimal


c.    BODY LANGUAGE (55 %)
·         GESTURE ,
Menunjukan kesan visual yang Anda ciptakan ketika berbicara. Bahasa tubuh tidak pernah berbohong dan tubuh selalu berbicara terlebih dahulu. “Power Zone” : dibawah dan didalam bahu !!!

·         AYE CONTACT,
karena semua pembicaraan adalah “TENTANG ORANG LAIN”, karena orang ingin diakui/dihargai, didengar dan dilihat.

            Sebelum kita melanjutkan ke aspek berikutnya, Saya menambahkan satu hal yang paling penting dari semua diatas adalah sejauh mana kita dapat “mendengarkan “ orang lain.

LISTENNING
Pembicara yang baik adalah pendengar yang baik.
·         RTP (Ready to Pounce),
anda mendengar tetapi anda memikirkan apa yang akan Anda katakan untuk merespon, untuk membuktikan betapa pintarnya Anda. Dan poin Anda adalah poin yang terpenting. Tapi tidak akan berfungsi dalam percakapan pribadi atau percakapan bisnis.

·         TABULA RASA
(papan tulis yang kosong), yaitu dengan Menerima, Mengolah dan merespon.

Konsep yang terpenting dalam bahasa tubuh adalah “konsep tentang membawa diri”  dimana kata-kata dikirimkan dari tempat ini membawa lebih banyak dampak, orang yang tenang dan seimbang tidak dapat diganggu serta melahirkan kepercayaan dan menciptakan otoritas dan dampak sepanjang jalan kedalam setiap orang yang melihatnya.

II.        THE LASERED, COMPELLING MESSAGE
Menyatukan semua pemikiran dan perasaan semuanya secara utuh. Sebelum berbicara ketahui dulu apa yang Anda inginkan untuk dibawa oleh orang lain, apa pesan Anda.
·         “WHAT DO I FEEL ?” (Apa yang menjadi pengalaman Saya ?)
·         “ WHAT DO I WANT ?” (Apa yang Saya inginkan dari pendengar ?)

REPETISI dari sebuah pola adalah menyatukan semuanya menjadi kesatuan utuh.

III.        THE COMMUNICATION EFFECTIVENESS CONTINUUM
Komunikasi efektif dalam sebuah kesatuan yang utuh.

Komunikasi adalah sebuah perbicangan, semua tentang mereka !!! berbaurlah denga mereka hilangkan batasan antara Anda dengan pendengar Anda. Orang akan lebih nyaman ketika dibangun sebuah kondisi percakapan ketimbang sebuah presentasi atau pertunjukan.

 IV.        THE FOUR LANGUAGES (4 BAHASA KOMUNIKASI)

Anda harus bisa memasuki dunia orang lain dan berbicara dalam bahasa mereka jika Anda ingin pesan Anda tersampaikan.

VISUAL                                 (Kesungguhan dan Suka cita)
 AUDITORY                          (Pesan yang jelas dan menarik)
AUDITORY –DIGITAL        (Data dan Analisa)
KINESTHETIC                   (Perasaan dan Hubungan)

V.        AUTHENTIC PASSION (HASRAT YANG TULUS)

Pertanyaan dasar :
“Apa yang membuat pembicaraan Saya sangat menarik ?”

Temukan hal yang paling menarik secara utuh tentang subyek Anda dan biarkan itu menuntun komunikasi Anda.
Melakukan dengan sebuah kejujuran, keiklasan dan menjadi diri sendiri serta selalu otentik / apa adanya. Bukan memanupulasi, mengeksploitasi orang , mungkin akan berhasil beberapa kali tapi tidak akan selamanya karena itu akan terbongkar dengan sendirinya dalam komunikasi Anda.
Jadi ketika Anda menyampaikan poin pemikiran Anda, sampaikanlah dengan hasrat yang tulus yang datag dari diri Anda sendiri.

Dengan Anda melakukan beberapa hal yang telah dijelaskan diatas, maka anda akan menjadi seorang pembicara yang luar biasa .

Pesan Saya adalah :
“JANGAN LAKUKAN APA YANG SAYA LAKUKAN
TAPI LAKUKAN APA YANG SAYA KATAKAN “

Tidak ada komentar:

Posting Komentar