Seni berbicara adalah sesuatu yang perlu
dipelajari .Ketika seseorang telah dapat menguasai teknik berbicara dengan baik
maka dimanapun ia berbicara dalam acara apapun maka dia dapat membawakannya
dengan baik dan menguasai audien sepenuhnya.
Berbicara yang baik seperti kita tengah
membawakan sebuah lagu, dengan suara yang merdu dan penguasaan nada yang baik
para pendengar akan sangat menikmatinya bahkan terkadang terbawa dalam
hidupnya. Akan tetapi ketika kita melagukan dengan nada-nada miring maka
pendengarpun akan terganggu dan terusik karena tidak membuat mereka nyaman.
Untuk menguasai kemampuan dalam hal teknik
berbicara, perlu adanya syarat-syarat yang perlu dilakukan, yaitu 4D.
4D
DESIRE
(keinginan anda untuk
menyampaikan)
DECITION
(keputusan untuk
melakukannya)
DETERMINATION
(melakukan sebuah perubahan)
DICIPLINE
(disiplin)
Dengan
Anda melakukan prasyarat ini maka barulah dapat dilanjutkan dengan bagaimana menguasai
kemampuan dalam seni berbicara di depan publik atau Public speakers.
A. KENAPA SAYA BERBICARA ?
Pahamilah 3 pertanyaan utama dalam benak anda
selama persiapan :
1. Apa
yang Anda inginkan dari audien untuk diketahui ?
2. Apa
yang Anda inginkan dari audien untuk dilakukan ?
3. Apa
yang Anda inginkan dari audien untuk dirasakan ?
Dengan Anda memikirkan 3 pertanyaan diatas
maka presentasi Anda akan semakin fokus dan terarah dalam menyampaikannya.
B. KENAPA SAYA ?
“ Karena Anda adalah pembicara yang hebat !!!
“
C. ANALISA AUDIEN ANDA
Agar presentasi Anda dapat diserap oleh
audien dengan baik, maka diperlukan kemampuan kita untuk mengenal latar
belakang dari audien kita, yaitu :
·
Sisi DEMOGRAFI
o Generasi
o Gender
o Kultur
o Jabatan
o Usia
o Penghasilan
o Latar
belakang keluarga
·
Sisi PSIKOGRAFI
o Pendidikan
o Kesukaan,
harapan dan motivasi
o Bahasa
o Pengaruh
o Hubungan
D. MENGUMPULKAN INFORMASI
PENDUKUNG
Agar ide Anda dapat bernilai, maka carilah
informasi pendukunya sehingga akan menguatkan ide Anda. Pikirkan dalam benak
Anda 3 pertanyaan mendasar , yaitu :
1. Bagaimana
informasi ini dapat mendukung tujuan Saya ?
2. Apakah
sumber ini dapat dipercaya ?
3. Apakah
dapat mendukung kesimpulan akhir ?
E. POLA PRESENTASI :
PERMASALAHAN & SOLUSI
Terbagi atas 5 hal, yaitu :
1. ATTENTION
,
raih perhatian audien.
2. NEED
,
identifikasi masalah yang perlu diperhatikan.
3. SATISFACTION
,
tawarkan solusi terbaik.
4. VISUALIZATION
,
arahkan audien untuk mendapatkan gambaran
dari solusi yang diambil.
5. ACTION
,
informasikan
kepada audien apa yang perlu mereka lakukan untuk dapat merealisasikan solusi
tadi.
F. TAHAPAN PRESENTASI
Berikut Saya berikan tahapan presentasi yang
dilakukan dalam durasi 5 – 30 menit. Tahapa tersebut terbagi atas 3 tahapan
utama, yaitu :
1.
OPENNING
Katakan
apa yang ingin anda katakan (gambaran singkat)
2.
CONTENT
Katakan
(penjelasan ide yang lengkap)
3.
CLOSSING
Katakan
apa yang telah Anda katakan (kesimpulan, harapan dan sasaran)
G. 5 RAHASIA UTAMA PUBLIC
SPEAKING
5 Hal yang paling penting dalam menguasai
kemampuan Public Speaking, yaitu :
I.
WORDS,
VOICE TONE and BODY LANGUAGE
a.
WORDS
(7 %)
·
Menggunakan kata-kata yang
spesifik daripada kata-kata abstrak
·
Menggunakan kata-kata yang
dimengerti semua orang
·
Bercerita daripada
mendownload data yang tidak akan pernah berakhir (karena rangkaian cerita
adalah bagian dari pengalaman semua orang dan secara dasar terpogram untuk
tertarik, mangangungkan pada sebuah
cerita )
b.
VOICE
TONE (38 %)
·
VARIASI
WARNA SUARA
o VOLUME
§ Lantang
§ Lembut
(sesuatu yang lebih penting)
o PACE
§ Cepat
§ Lambat
(sesuatu yang sangat penting)
o PITCH
§ Nada
Tinggi
§ Nada
Rendah
·
PUNC
– TU – ATE
(tanda
Baca) adalah seperti memberikan stabilo kuning pada sebuah kalimat yang
menginformasikan bahwa kata atau frasa atau kalimat ini sangat penting.
o Menyela
per Kata
o Menyela
per suku kata
·
THE
PAUSE (Jeda)
·
THE
RESONANCE (Gema) , berbicaralah dengan penuh gema /
pengulangan untuk membangun otoritas dan dampak yang optimal
c.
BODY
LANGUAGE (55 %)
·
GESTURE
,
Menunjukan
kesan visual yang Anda ciptakan ketika berbicara. Bahasa tubuh tidak pernah
berbohong dan tubuh selalu berbicara terlebih dahulu. “Power Zone” : dibawah dan didalam bahu !!!
·
AYE
CONTACT,
karena
semua pembicaraan adalah “TENTANG ORANG LAIN”, karena orang ingin
diakui/dihargai, didengar dan dilihat.
Sebelum kita melanjutkan ke aspek
berikutnya, Saya menambahkan satu hal yang paling penting dari semua diatas
adalah sejauh mana kita dapat “mendengarkan “ orang lain.
LISTENNING
Pembicara
yang baik adalah pendengar yang baik.
·
RTP
(Ready to Pounce),
anda
mendengar tetapi anda memikirkan apa yang akan Anda katakan untuk merespon,
untuk membuktikan betapa pintarnya Anda. Dan poin Anda adalah poin yang
terpenting. Tapi tidak akan berfungsi dalam percakapan pribadi atau percakapan
bisnis.
·
TABULA
RASA
(papan
tulis yang kosong), yaitu dengan Menerima, Mengolah dan merespon.
Konsep yang terpenting dalam bahasa tubuh
adalah “konsep tentang membawa diri”
dimana kata-kata dikirimkan dari tempat
ini membawa lebih banyak dampak, orang yang tenang dan seimbang tidak dapat
diganggu serta melahirkan kepercayaan dan menciptakan otoritas dan dampak
sepanjang jalan kedalam setiap orang yang melihatnya.
II.
THE
LASERED, COMPELLING MESSAGE
Menyatukan semua pemikiran dan perasaan
semuanya secara utuh. Sebelum berbicara ketahui dulu apa yang Anda inginkan
untuk dibawa oleh orang lain, apa pesan Anda.
·
“WHAT
DO I FEEL ?” (Apa yang menjadi pengalaman Saya ?)
·
“
WHAT DO I WANT ?” (Apa yang Saya inginkan
dari pendengar ?)
REPETISI
dari sebuah pola adalah menyatukan semuanya menjadi kesatuan utuh.
III.
THE
COMMUNICATION EFFECTIVENESS CONTINUUM
Komunikasi
efektif dalam sebuah kesatuan yang utuh.
Komunikasi
adalah sebuah perbicangan, semua tentang mereka !!! berbaurlah denga mereka
hilangkan batasan antara Anda dengan pendengar Anda. Orang akan lebih nyaman
ketika dibangun sebuah kondisi percakapan ketimbang sebuah presentasi atau
pertunjukan.
IV.
THE
FOUR LANGUAGES (4 BAHASA KOMUNIKASI)
Anda
harus bisa memasuki dunia orang lain dan berbicara dalam bahasa mereka jika
Anda ingin pesan Anda tersampaikan.
VISUAL
(Kesungguhan dan Suka cita)
AUDITORY (Pesan
yang jelas dan menarik)
AUDITORY –DIGITAL
(Data dan Analisa)
KINESTHETIC (Perasaan dan Hubungan)
V.
AUTHENTIC
PASSION (HASRAT YANG TULUS)
Pertanyaan
dasar :
“Apa yang membuat
pembicaraan Saya sangat menarik ?”
Temukan hal yang paling menarik secara utuh
tentang subyek Anda dan biarkan itu menuntun komunikasi Anda.
Melakukan dengan sebuah kejujuran, keiklasan
dan menjadi diri sendiri serta selalu otentik / apa adanya. Bukan memanupulasi,
mengeksploitasi orang , mungkin akan berhasil beberapa kali tapi tidak akan
selamanya karena itu akan terbongkar dengan sendirinya dalam komunikasi Anda.
Jadi ketika Anda menyampaikan poin pemikiran
Anda, sampaikanlah dengan hasrat yang tulus yang datag dari diri Anda sendiri.
Dengan
Anda melakukan beberapa hal yang telah dijelaskan diatas, maka anda akan
menjadi seorang pembicara yang luar biasa .
Pesan Saya adalah :
“JANGAN LAKUKAN APA
YANG SAYA LAKUKAN
TAPI LAKUKAN APA YANG
SAYA KATAKAN “
Tidak ada komentar:
Posting Komentar